Bawaslu Minta Anggota KPU Diajukan Ke DK

26 11 2009

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mendesak pembentukan Dewan Kehormatan (DK) bagi sejumlah anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini akhirnya diusulkan karena beberapa anggota KPU dinilai telah melakukan pelanggaran. Rencananya, Kamis (14/5) pagi ini, Bawaslu akan mendatangi Kantor KPU untuk mengusulkan pembentukan DK.

Anggota KPU yang diusulkan masuk dalam DK adalah I Gusti Putu Artha selaku Pokja Penetapan Hasil, Andi Nurpati karena berkaitan pada penetapan kursi, dan Abdul Aziz yang bertanggung jawab pada urusan manajemen logistik, serta Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary karena bertanggung jawab atas semua tahapan pemilu.
Anggota Bawaslu Wahidah Suaib di Jakarta, Rabu (13/5), mengatakan, akan ada konsekuensi terganggunya tahapan pemilu oleh karena pembentukan DK ini.
Namun, upaya pembentukan DK ini tetap harus dilakukan karena ada tugas dan kewenangan Bawaslu menyikapi semua pelanggaran yang dilakukan KPU. “Kami menjalankan kewenangan sesuai aturan,” ujar Wahidah.